Posts

Showing posts with the label Research

Sistem Peringatan Dini Tsunami

Image
Siapa yang tidak pernah mendengar kata tsunami? Setelah Tsunami Aceh 2004 yang memakan korban ratusan ribu jiwa, tsunami menjadi familiar di masyarakat kita. Dalam science , tsunami merupakan gelombang atau serangkaian gelombang yang dibangkitkan secara tiba-tiba oleh perubah vertikal suatu kolom air (Bryant, 2008). Ada beberapa hal yang menyebabkan hal tersebut, seperti aktivitas seismik, vulkanik, longsor di atas atau di bawah air, akibat asteroid yang jatuh di laut, atau pun fenomena meteorologi. Sejak Tsunami Aceh, masyarakat kita kembali menyadari bahwa Indonesia terletak di wilayah rawan bencana. Berbagai hal dilakukan sebagai wujud pengurangan dampak dari bencana, seperti memunculkan kembali kearifan masyarakat, pelatihan atau simulasi bencana, edukasi mengenai kebencanaan ke berbagai lapisan masyarakat, jalur evakuasi, hingga yang paling canggih, yaitu Tsunami Early Warning System (TEWS). Seperti namanya, TEWS merupakan sistem peringatan dini terhadap bahaya tsunami...

Kebakaran!

Kebakaran! “00:18, Terjadi kebakaran rumah di Kompleks AL Dewa Ruci, Jl. Angin Puyuh Cilincing, saat ini masih penanganan 12 DPK,” tulis TMC Polda Metro Jaya di akun Twitter-nya, Selasa (1/1/2013) (news.liputan6.com, Januari 2013). Ada yang tahu kejadian ini? Ya, ini merupakan salah satu kejadian yang terjadi di malam pergantian tahun 2012/2013. Kejadian ini sempat menggegerkan warga Jl. Angin Puyuh, Cilincing, Jakarta Utara. Ah ya, curhat sedikit. Waktu itu saya ada di tempat kejadian. Sebut saja kebetulan, karena saya melewati malam tahun baru di rumah nenek saya yang hanya berjarak dua rumah dari rumah yang terbakar. Selain itu, rumah yang terbakar berada di tengah-tengah gang. Terbayang, dong, ya seperti apa paniknya warga. Kira-kira begini kronologinya: 23.40 Warga sekitar sudah mulai bermain kembang api dan petasan. Waktu itu kami sedang bersiap-siap untuk doa malam. Akan tetapi, suara petasan dan kembang api besar yang sangat kencang membuat kami sulit untuk mende...

Bencana dan Keterkaitannya dengan Perencanaan Wilayah dan Kota

Image
Belakangan marak berita terjadi bencana di berbagai tempat di Indonesia. Menjadi pertanyaan tersendiri apakah terdapat hubungan antara kejadian bencana di suatu tempat dengan Perencanaan Wilayah dan Kota di tempat tersebut.  Pada dasarnya kebencanaan merupakan suatu aspek yang tidak dapat terpisahkan dengan ilmu perencanaan wilayah dan kota sendiri. Bencana yang terjadi karena adanya pertemuan antara Hazard dan Vulnerability, bukanlah sesuatu hal yang sama sekali tidak dapat dihindari atau paling tidak diminalisir dampaknya. Resiko dari terjadinya bencana pun akan semakin meningkat ketika tidak adanya kapasitas yang dimiliki oleh masyarakat di daerah tersebut. Risk= Hazard X Vulnerability Capacity Tata Ruang sebagai salah satu bentukan dari perencanaan wilayah dan kota memiliki banyak tujuan antara lain mewujudkan keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan, serta mewujudkan perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhad...

POST GREAT HANSHIN-AWAJI EARTHQUAKE: HOW JAPAN BUILD DISASTER AWARENESS WITHIN SOCIETY

Image
POST GREAT HANSHIN-AWAJI EARTHQUAKE: HOW JAPAN BUILD DISASTER AWARENESS WITHIN SOCIETY [1] By Mizan Bustanul Fuady BISRI [2] A. INTRODUCTION: THE GREAT HANSHIN-AWAJI EARTHQUAKE AND CONTEXT OF THE PAPER Japan is one of the most prone countries due to various disaster risks, e.g. earthquake, tsunami, typhoon, volcanic eruption, etc. However, the global world views Japan as an example  - a “good practices”  - in terms of how a country prepare themselves to overcome various risk, both from structural (physical) and non structural (policy, social engineering, etc.) approach [3] . Such state actually could not be achieved without social learning from past disaster. For Japan, Great Hanshin-Awaji Earthquake in January 17 th 1995 was one of the disasters that re-shape Japanese path in creating disaster-resilient society. The Great Hanshin-Awaji Earthquake occurred on January 17 th 1995, 5.46 a.m. local time. The epicenter of the earthquake was in the north of Awaji Isla...

Questionnaire Survey Facilitation on "Role of Youth Unions in Bandung Municipality, Indonesia In Enhancing the Resilience to Disaster"

On Saturday, 12th November 2011 BDSG facilitated a questionnaire survey initiated by Mrs. Farah Mulyasari which aimed to collect data about role of youth to enhance disaster resilience in Bandung City. This survey was held as a part of her process to get Doctoral Degree in Kyoto University, and this time BDSG, as an organization which concern is about disaster risk reduction, became her partner. At this survey, there were 12 member of BDSG involved, who were divided into 10 facilitators (me,  Uly, Kokom, Aca, Cacan, Leits, Sapto, Danang, Capung, Alpian), facilitator coordinator (Iche), and 2 persons as admin (Cacan, and Caesar). Facilitators had to take care of almost 100 representatives of sub-district level  youth unions (Karang Taruna) and gave them explanation about the questionnaire, and admin had to handle on registration and certificates. Now let’s turn to the substantial of the questionnaire. From what I knew, the questionnaire has 3 aims, which are: 1. To...